Jumat, 18 Desember 2020

HAKI & HAK CIPTA : Pengertian, Fungsi, Prinsip, dan Jenis

 



HAKI

Pengertian HAKI

Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) adalah hak eksklusif yang di berikan suatu peraturan kepada seseorang atau sekelompok orang atas karya ciptanya. HAKI termasuk dalam bagian hak atas benda yang tak berwujud seperti paten, merek, dan hak cipta. HAKI yang sifatnya berwujud, berupa informasi, ilmu pengetahuan, teknologi, seni, sastra, keterampilan dan sebaginya yang tidak mempunyai bentuk tertentu. HAKI juga merupakan hak eksklusif yang di berikan negara kepada seseorang, sekelompok orang, maupun lembaga untuk memegang kuasa dalam menggunakan dan mendapatkan manfaat dari kekayaan intelektual yang di miliki atau di ciptakan.

 

Fungsi HAKI

-       Melindungi hasil karya dan pencipta serta nilai ekonomis yang ada dalam ciptaan.

-       Mencegah adanya pelanggaran HAKI orang lain.

-       Menciptakan pasar yang kompetitif sehingga segmentasi pasar semakin luas.

 

Prinsip HAKI

-       Prinsip Ekonomi

Hak kekayaan intelektual memiliki prinsip ekonomi yaitu hak yang diperoleh karena adanya kegiatan kreatif dari pikiran manusia yang memiliki manfaat dan nilai ekonomi. Oleh sebab itu HAKI memiliki dapat mendatangkan keuntungan.

-       Prinsip Keadilan

HAKI memiliki prinsip keadilan karena mempunyai wewenang untuk melindungi hak pencipta atas karyanya sehingga memiliki kekuasaan terhadap penggunaan karyanya. Orang lain tidak akan bisa memanfaatkan karya secara ekonomi tanpa izin pencipta.

-       Prinsip Sosial

HAKI memiliki prinsip sosial karena mengatur kepentingan manusia dan hubungan antar manusia. HAKI mampu memberikan perlindungan untuk menciptakan keseimbangan antara individu dan masyarakat umum. 

 

Jenis-Jenis HAKI

-       Hak Cipta (copyright)

-       Pencipta adalah seorang atau beberapa orang secara bersama-sama atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang di tuangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.

-       Hak kekayaan industri (industrial property rights)

-       Paten (patent) : Paten merupakan hak khusus yang di berikan negara kepada penemu atas hasil penemuannya di bidang teknologi, untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri penemuannya tersebut atau memberikan pesetujuannya kepada orang lain untuk melaksanakannya.

-       Desain industri (industrial design) : Rancangan dapat berupa rancangan produk industri, rancangan industri. Rancangan industri ialah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, komposisi, garis, warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi yang mengandung nilai estetika dan dapat di wujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang atau komoditi industri dan kerajinan tangan.

-       Merek (trademark) : Merk yaitu tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang mempunyai daya pembeda dan dipergunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa. Ada beberapa klasifikasi merek dalam dunia bisnis, yaitu :

-       Merek dagang merupakan merek yang digunakan oleh suatu perusahaan atau perorangan pada barang yang dijual untuk menjadi pembeda dari barang-barang sejenis yang ada di pasaran. 

-       Merek jasa adalah merek yang digunakan oleh orang, sekelompok orang atau perusahaan untuk menjual jasa atau layanannya. Sama seperti merek dagang, merek jasa juga menjadi pembeda antara jasa lainnya yang sejenis di pasaran.

-       Merek kolektif merupakan merek yang digunakan pada produk atau jasa yang memiliki karakteristik yang sama dan diperdagangkan oleh badan hukum atau orang secara bersama-sama. 

-       Hak atas merek merupakan yang diberikan negara secara eksklusif kepada pemilik merek yang terdaftar dalam kurun waktu tertentu untuk menggunakan sendiri merek tersebut. Selain itu, pemilik merek boleh memberikan izin kepada orang lain atau sekelompok orang untuk menggunakan merek tersebut secara bersama-sama. 

-       Desain tata letak sirkuit terpadu (layout design of integrated circuit) : Sirkuit terpadu merupakan suatu produk jadi atau setengah jadi yang di dalamnya tersusun oleh berbagai elemen. Elemen-elemen pembentuk tersebut saling terintegrasi, berkaitan dan dibentuk secara terpadu ke dalam sebuah bahan semikonduktor sehingga menghasilkan fungsi elektronik. Desain tata letak sirkuit terpadu biasanya digunakan pada alat-alat elektronik seperti TV, Remote AC, dan sebagainya.

-       Rahasia Dagang (Trade Secret) : Rahasia dagang merupakan informasi terkait teknologi atau bisnis yang memiliki nilai ekonomi dan tidak perlu diketahui oleh masyarakat umum. Oleh sebab itu rahasia dagang selalu dijaga kerahasiaannya oleh pemilik.

-       Indikasi Geografi (Geographical Indications) : Indikasi geografi ialah tanda yang menunjukan asal suatu barang yang karena faktor geografis (faktor alam atau faktor manusia dan kombinasi dari keduanya telah memberikan ciri dari kualitas tertentu dari barang yang dihasilkan).

-       Denah Rangkaian (Circuit Layout) : Denah rangkaian adalah peta (plan) yang memperlihatkan letak dan interkoneksi dari rangkaian komponen terpadu (integrated circuit), unsur yang berkemampun mengolah masukan arus listrik menjadi khas dalam arti arus, tegangan, frekuensi, serta parameter fisik lainnya.

-       Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) : Perlindungan varietas tanaman adalah hak khusus yang di berikan negara kepada pemulia tanaman atau pemegang PVT atas varietas tanaman yang di hasilkannya untuk jangka kurun waktu tertentu menggunakan sendiri varietas tersebut atau memberikan persetujuan kepada orang atau badan hukum yang lainnya untuk menggunakannya.

 

HAK CIPTA

Pengertian Hak Cipta

-       Menurut UU No. 19 Tahun 2002 : Hak cipta ialah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku (pasal 1 butir 1).

-       Menurut Pasal 2 UUHC : Hak cipta ialah hak khusus bagi pencipta maupun penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya maupun memberi izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku.

 

Subyek dan Obyek Hak Cipta

-       Subyek Hak Cipta

-       Pencipta : Seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama yang atas inspirasinya lahir suatu ciptaan berdasarkan kemampuan pikiran, imajinasi, kecekatan, keterampilan atau keahlian yang dituangkan dalam bentuk yang khas dan bersifat pribadi.

-       Pemegang Hak Cipta : Pencipta sebagai pemilik hak cipta atau orang lain yang menerima lebih lanjut hak dari orang tersebut.

-       Obyek Hak Cipta

-       Ciptaan : Hasil setiap karya Pencipta dalam bentuk yang khas dan menunjukkan keasliannya dalam lapangan ilmu pengetahuan, seni dan sastra. Ciptaan yang dilindungi adalah Ciptaan dalam bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra.

 

Ciptaan yang dilindungi :

Pasal 12 ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta menetapkan secara rinci ciptaan yang dapat dilindungi, yaitu :

-       Buku, program komputer, pamflet, perwajahan (layout) karya tulis yang diterbitkan, dan semua hasil karya tulis lain.

-       Ceramah, kuliah, pidato, dan ciptaan lain yang sejenis.

-       Alat peraga yang dibuat untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan.

-       Lagu atau musik dengan atau tanpa teks.

-       Drama atau drama musikal, tari, koreografi, pewayangan, dan pantomim.

-       Seni rupa dalam segala bentuk seperti seni lukis, gambar, seni ukir, seni kaligrafi, seni pahat, seni patung, kolase, dan seni terapan.

-       Arsitektur.

-       Peta.

-       Seni batik.

-       Fotografi.

-       Sinematografi.

-       Terjemahan, tafsir, saduran, bunga rampai, database, dan karya lain dari hasil pengalih wujudan.

Ciptaan yang tidak diberi Hak Cipta

-       Hasil rapat terbuka lembaga-lembaga negara.

-       Peraturan perundang-undangan.

-       Pidato kenegaraan atau pidato pejabat pemerintah.

-       Putusan pengadilan atau penetapan hakim.

-       Keputusan badan arbitrase atau keputusan badan-badan sejenis lainnya.

 

Hak Kekayaan Intelektual Dunia

Badan Khusus yang menangani Hak Kekayaan Intelektual Dunia adalah World Intellectual Property Organization(WIPO), suatu badan khusus PBB, dan Indonesia termasuk salah satu anggota dengan diratifikasinya Paris Convention for the Protection of Industrial Property and Convention Establishing the World Intellectual Property Organization.

Kedudukan HKI di mata dunia Internasional

Pada saat ini, HKI telah menjadi isu yang sangat penting dan mendapat perhatian baik dalam nasional maupun internasional. Dimasukkannya TRIPs dalam paket Persetujuan WTO di tahun 1994 menandakan dimulainya era baru perkembangan HKI di seluruh dunia.

 

 

Info lengkap Beranda (dgip.go.id)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar