Jumat, 27 November 2020

CYBERLAW : Kerangka Hukum, Pengertian, Pendapat, dan UU yang mengatur tentang ITE

 


Kerangka Hukum Bidang Teknologi Informasi

Dampak negatif yang serius karena berkembangnya teknologi informasi terutama teknologi internet harus segera ditangani dan ditanggulangi dengan segala perangkat yang mungkin termasuk perangkat perundangan yang bisa mengendalikan kejahatan dibidang teknologi informasi. Sudah saatnya bahwa hukum yang ada harus bisa mengatasi penyimpangan penggunaan perangkat teknologi informasi sebagai alat bantunya, terutama kejahatan di internet (cybercrime) dengan menerapkan hukum siber (cyberlaw).

Istilah hukum siber diartikan sebagai padanan kata dari Cyber Law, yang saat ini secara internasional digunakan untuk istilah hukum yang terkait dengan pemanfaatan teknologi informasi. Istilah lain yang juga digunakan adalah hukum Teknologi Informasi (Law of Information Technology), Hukum Dunia Maya (Virtual World Law), dan Hukum Mayantara. Istilah-istilah tersebut lahir mengingat kegiatan internet dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis virtual.

 

Kriminalitas di Internet (Cybercrime)

Kejahatan Komputer adalah suatu aktivitas kejahatan di dunia maya dengan memanfaatkan jaringan komputer sebagai alat dan jaringan internet sebagai medianya.

Motif  Kejahatan Komputer :

-      Motif Intelektual

Kejahatan yang dilakukan hanya untuk kepuasan diri pribadi dan menunjukkan bahwa dirinya telah mampu untuk merekayasa dan mengimplementasikan bidang teknologi informasi.

-      Motif Ekonomi, Politik, dan Kriminal

Kejahatan yang dilakukan untuk keuntungan pribadi atau golongan tertentu yang berdampak pada kerugian secara ekonomi dan politik pada pihak lain.

Untuk selengkapnya bisa kunjungi  CYBER CRIME : Pengertian, Jenis, Ancaman, dan UU yang mengatur tentang IT (ditanovta.com)

 

Pengertian Cyberlaw

Cyberlaw adalah hukum yang digunakan di dunia cyber (dunia maya), yang umumnya diasosiasikan dengan Internet. Cyberlaw dibutuhkan karena dasar atau fondasi dari hukum di banyak negara adalah "ruang dan waktu". Sementara itu, Internet dan jaringan komputer mendobrak batas ruang dan waktu ini.

 

Pendapat tentang Cyberlaw

-       Munculnya kejahatan diinternet pada awalnya banyak terjadi pro-kontra terhadap penerapan hukum yang harus dilakukan. Hal ini direnakan saat itu sulit untuk menjerat secara hukum para pelakunya karena beberapa alasan. Alasan yang menjadi kendala seperti sifat kejahatannya bersifat maya, lintas negara, dan sulitnya menemukan pembuktian.

-       Hukum yang ada saat itu yaitu hukum tradisional banyak memunculkan pro-kontra, karena harus menjawab pertanyaan bisa atau tidaknya sistem hukum tradisional mengatur mengenai aktivitas-aktivitas yang dilakukan di Internet. Karena aktifitas di internet memiliki karakteristik :

1.    Karakteristik aktivitas di Internet yang bersifat lintas-batas, sehingga tidak lagi tunduk pada batasan-batasan teritorial.

2.    Sistem hukum traditional (the existing law) yang justru bertumpu pada batasan-batasan teritorial dianggap tidak cukup memadai untuk menjawab persoalan-persoalan hukum yang muncul akibat aktivitas di Internet.

 

Pro-kontra tentang Cyberlaw

-       Kelompok pertama secara total menolak setiap usaha untuk membuat aturan hukum bagi aktivitas-aktivitas di Internet yang didasarkan atas sistem hukum tradisional/konvensional.

-       Kelompok kedua berpendapat sebaliknya, bahwa penerapan sistem hukum tradisional untuk mengatur aktivitas-aktivitas di Internet sangat mendesak untuk dilakukan.

-       Kelompok ketiga tampaknya merupakan sintesis dari kedua kelompok di atas. Mereka berpendapat bahwa aturan hukum yang akan mengatur mengenai aktivitas di Internet harus dibentuk secara evolutif dengan cara menerapkan prinsip-prinsip common law yang dilakukan secara hati-hati dan dengan menitik beratkan kepada aspek-aspek tertentu dalam aktivitas cyberspace yang menyebabkan kekhasan dalam transaksi- transaksi di Internet.

 

UU ITE

UU yang mengatur tentang Teknologi Informasi ini diantaranya :

-       UU HAKI (Undang-Undang Hak Cipta) yang sudah disahkan dengan nomor 19 tahun 2002 yang diberlakukan mulai tanggal 29 Juli 2003 didalamnya diantaranya mengatur tentang hak cipta.

-       UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang didalamnya mengatur tentang :

-       Pornografi di Internet

-       Transaksi di Internet

-       Etika pengguna Internet

-       UU ITE Pasal 27

-       Pasal 27 ayat (1) : Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

-       Pasal 27 ayat (3) : Mengenai distribusi atau transmisi informasi atau dokumen elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.

-       Tidak ada pasal penawar : Sepanjang untuk kepentingan umum pasal ini tidak berlaku UU ITE

-       Pasal 28

-       Pasal 28 (1) : Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan yang mengakibatkan kerugian konsumen dalam Transaksi Elektronik.

-       Pasal 28 ayat (2) : Jika sengaja menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan. Setiap orang yang melanggar tiap-tiap pasal itu bisa dihukum penjara enam tahun dan atau denda Rp1 miliar

Jumat, 20 November 2020

CYBER CRIME : Pengertian, Jenis, Ancaman, dan UU yang mengatur tentang IT

 


Pengertian Kejahatan Komputer (Cyber Crime)

Kejahatan Komputer adalah suatu aktivitas kejahatan di dunia maya dengan memanfaatkan jaringan komputer sebagai alat dan jaringan internet sebagai medianya.

Motif  Kejahatan Komputer :

-       Motif Intelektual

Kejahatan yang dilakukan hanya untuk kepuasan diri pribadi dan menunjukkan bahwa dirinya telah mampu untuk merekayasa dan mengimplementasikan bidang teknologi informasi.

-       Motif Ekonomi, Politik, dan Kriminal

Kejahatan yang dilakukan untuk keuntungan pribadi atau golongan tertentu yang berdampak pada kerugian secara ekonomi dan politik pada pihak lain.

 

Jenis-Jenis Kejahatan Komputer :

1.        Cyberstalking : Penggunaan internet, email dan chat-room untuk mengganggu orang lain (teror).

2.        Cybermearing : Penyebaran informasi yang salah dan digunakan untuk merusak reputasi seseorang/organisasi.

3.        Pencurian identitas : Mendapatkan kunci dari informasi untuk menyamar menjadi seseorang, memperoleh akses ke rekening bank, untuk berjualan, meminta jasa atas nama yang digunakan.

4.        Pembajakan : Pelanggaran terhadap hak cipta dan lisensi. Akses terhadap musik, video, software tanpa membayar royalti kepada pencipta.

5.        Unauthorized Access : Penyusupan ke dalam suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin, atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya.

6.        Illegal Contents : Menyebarkan data atau informasi ke internet tentang suatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hukum atau menggangu ketertiban umum (penyebaran pornografi).

7.        Data Forgery Memalsukan data pada dokumen-dokumen penting yang ada di internet.

8.        Carding : Kejahatan yang dilakukan untuk mencuri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet.

9.        Cyber Terorism : Tindakan cybercrime termasuk cyber terorism jika mengancam pemerintah atau warganegara, termasuk cracking ke situs pemerintah atau militer.

10.    Cybersquatting : Pelakunya cyber crime mendaftarkan domain dengan nama suatu perusahaan lalu menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga tinggi.

11.    Typosquatting : Pelaku cyber crime meniru situs website pihak lain dengan tujuan untuk melakukan penipuan atau berita bohong kepada masyarakat.

12.    Cyber Espionage : Melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain dengan memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran.

13.    Sabotage and Extortion : Membuat gangguan, perusakan atau penghancuran terhadap suatu data, program komputer atau sistem jaringan komputer yg terhubung dengan internet.

14.    Penyebaran Virus : Pada umumnya dilakukan dengan menggunakan email. Sering kali orang yang sistem emailnya terkena virus tidak menyadari hal ini. Virus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya.

15.    Penyebaran Trojan : Menggunakan software yang dapat di download secara gratis.

 

Ancaman-Ancaman Keamanan Komputer :

1.    Kerahasiaan (secrecy)

Kerahasiaan adalah keterjaminan bahwa informasi di sistem komputer hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang diotorisasi dan modifikasi tetap menjaga konsistensi dan keutuhan data di sistem.

2.    Integritas (integrity)

Integritas adalah keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer hanya dapat dimodifikasi oleh pihak-pihak yang diotorisasi

3.    Ketersediaan (availabilitiy)

Ketersediaan adalah keterjaminan bahwa sumber daya sistem komputer tersedia bagi pihak-pihak yang diotorisasi saat diperlukan.

 

UU yang mengatur tentang IT

-       UU HAKI (Undang-Undang Hak Cipta) yang sudah disahkan dengan nomor 19 tahun 2002 yang diberlakukan mulai tanggal 29 Juli 2003 yang mengatur tentang hak cipta.

-       UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) yang sudah disahkan dengan nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang pornografi, transaksi, dan etika pengguna internet

Senin, 09 November 2020

PROFESI DI BIDANG IT : Pengertian, Contoh, Tugas, dan Kemampuan Yang Dimiliki



Pengertian Profesi 

Profesi berasal dari kata bahasa Inggris profesion , bahasa latin professus yang berartikan mampu atau ahli dalam suatu pekerjaan suatu profesi iyalah suatu pekerjaan yang menuntut pendidikan tinggi, biasanya meliputi pekerjaan mental yang ditunjang oleh kepribadiaan serta sikap profesional. Profesi merupakan suatu jabatan atau pekerjaan yang menuntut keahlian atau keterampilan dari pelakunya. Contoh profesi, yaitu Arsitek, akuntan, designer, pilot, pengacara, dokter, petani, perawat, programmer, dan lannya.

 

Profesi di bidang IT

1.    Programmer adalah orang yang membuat suatu aplikasi untuk client/user baik untuk perusahaan, instansi ataupun perorangan.

Tugas :
Membuat program baik aplikasi maupun s
istem operasi dengan menggunakan bahasa pemrograman yang ada.

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai logika dan algoritma pemrograman

-       Menguasai bahasa pemrograman seperti HTML, Ajax, CSS, JavaScript, C++, VB, PHP, Java, Ruby dll.

-       Memahami SQL

-       Menguasai bahasa inggris IT

 

2.    IT Support merupakan pekerjaan IT yang mengharuskan seseorang bisa mengatasi masalah umum yang terjadi pada komputer seperti install software, perbaikan hardware dan membuat jaringan komputer. Profesi ini cukup mudah dilakukan karena bisa dilakukan secara otodidak tanpa memerlukan pendidikan khusus.

Tugas :
Install software
Memperbaiki hardwareMembuat jaringan

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai bagian-bagian hardware komputer

-       Mengetahui cara install program atau aplikasi software

-       Menguasai sejumlah aplikasi umum sistem operasi komputer

 

3.    Software Engineer adalah mereka yang memiliki keahlian untuk memproduksi perangkat lunak mulai dari tahap awal spesifikasi sistem sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan.

Tugas :
Merancang dan menerapkan metode terbaik dalam pengembangan proyek software

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai keahlian sebagai programmer dan system analyst

-       Menguasai metode pengembangan software seperti RUP, Agile, XP, Scrum dll.

 

4.    Database Administrator adalah mereka yang memiliki keahlian untuk mendesain, mengimplementasi, memelihara dan memperbaiki database.

Tugas :
Menginstal perangkat lunak baru
Mengkonfigurasi hardware dan software dengan sistem administratorMengelola keamanan databaseAnalisa data di database

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai teknologi database seperti Oracle, Sybase, DB2, MS Access serta Sistem Operasi

-       Menguasai teknologi server dan storage.

 

5.    Web Administrator adalah seseorang yang bertanggung jawab secara teknis terhadap operasional sebuah situs atau website.

Tugas :
Menjaga kelancaran akses situs (instalasi dan konfigurasi sistem)
Merawat hosting dan domainMengatur keamanan server dan firewallMengatur akun dan kata sandi untuk admin serta user

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai keahlian seorang programmer

-       Menguasai jaringan (LAN, WAN, Intranet)

-       Menguasai OS Unix (Linux, FreeBSD, dll)

 

6.    Web Developer adalah mereka yang memiliki keahlian untuk memberikan konsultasi pembangunan sebuah situs dengan konsep yang telah ditentukan.

Tugas :
Menganalisa kebutuhan sistem
Merancang web atau situs (desain dan program)Mengaktifkan domain dan hostingPemeliharaan situs dan promosi

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai pemrograman web

-       Menguasai pengelolaan database

-       Mengerti domain dan hosting

-       Menguasai sistem jaringan

 

7.    Web Designer adalah mereka yang memiliki keahlian dalam membuat desain atraktif dan menarik untuk situs serta desain untuk kepentingan promosi situs secara visual.

Tugas :
Mendesain tampilan situs
Memastikan tampilan gambar berfungsi ketika ditambahkan bahasa pemrograman

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai HTML, CSS dan XHTML

-       Menguasai Adobe Photoshop & Illustrator

-       Memiliki jiwa seni dan harus kreatif

-       Itulah aneka profesi di bidang IT yang sangat potensial untuk dijadikan karir ke depannya dan profesi di bidang IT ini mungkin saja akan semakin bertambah seiring berkembangnya dunia teknologi informasi sehingga kesempatan mencari lowongan kerja it atau sesuai bidang ini semakin terbuka lebar.

 

8.    Network Engineer adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan computer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya.

Tugas :
Membuat jaringan untuk perusahaan atau instansi
Mengatur email, anti spam dan virus protectionMelakukan pengaturan user account, izin dan kata sandiMengawasi penggunaan jaringan

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai server, workstation dan hub/switch

 

9.    System Analyst adalah orang yang memiliki keahlian untuk menganalisa sistem yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa sistem yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain sistem yang akan dikembangkan.

Tugas :
Mengembangkan perangkat lunak/software dalam tahapan requirementdesign dan construction
Membuat dokumen requirement dan desain software berdasarkan jenis bisnis customerMembangun framework untuk digunakan dalam pengembangan software oleh programmer

Kemampuan yang harus dimiliki :

-       Menguasai keahlian sebagai programmer

-       Menguasai metode dan best practice pemrograman

-       Memahami arsitektur aplikasi dan teknologi terkini